Indonesiaku, Akankah Tetap Bersatu dan Tumbuh Sempurna?


Isyahadu bi anna Muslimun”  yang artinya “saksikanlah (dan akuilah) bahwa kami orang orang-orang muslim” Ali`imran 64

makna yang tertuang dari ayat diatas adalah, penegasan pada saudara kami kaum nasrani, hindu budha dapat memandang bahwa kami adalah muslimin. kami telah memeluk agama yaitu islam sebagai identitas kami, karenanya jangan langgar identitas tersebut.

sejakdahulu hubungan Islam dan Kristen khususnya tidak pernah harmonis. ini dimuali sejak portugis masuk ke indonesia yang ingin mengkristenisasikan islam dengan cara memonopoli rempah2.

katolik khususnya , memasuki indonesia pada abad ke 16 bersamaan dengan portugis dan spanyol, sementara islam masuk keindonesia pada akhir abad ke 7 secara damai oleh para pedagang islam sampai pada abad ke 15. dikepulawan maluku dan solor dan timor pada saat franciscus mendarat diternate terjadi perlawanan dari penduduk setempat yang pada akhirnya terjadi pertempuran segit antara pendatang katolik dan penduduk agama islam pada yahun 1549. yang pada akhirnya daerah ini di kuasai oleh kolonial belanda.

sejarawan KM Panikkar menulis, yang mendatangkan penjajah keasia adalah sebuah  strategi besar kristen melawan Islam. sehingga kita terindas selam 350 tahun. dan kini setelah meraih kemerdekaan bangsa ini mulai kembalimenyusun lahiriah dan rohaniahnya.

cukup banyak sejarah kelam antara islam dan kristen di negeri ini yang mencatat sejarah hanya karena ummat kristen ingin mengkristenkan islam. hal inilah yang menjadi keprihatinanku dan kita semua.

 beginilah saudara kita yang setanah air memberikan cara pandangya kepada islam. bagaiman beliau bisa berhubungan harmonis dengan umat islam. beliau ini adalah seorang pendeta yang memberikan doktrin kepada ummatnya. bagaiman negara ini akan maju bila warga negaranya tak memiliki keharmonisan dan tolransi. ummat kristen memandang islam sama dengan pada abag ke 16 yang lalu. perbedaanya adalah setanah air sendiri menjajah setanah air sendiri….

Komentar ditutup.